Khawatir Berlebih pada 「bvweide registration」Anak? Simak 4 Ciri

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Baccaratexperience

Parapuan.co - Rasa khawatbvweide registrationir wajar mubvweide registrationncubvweide registrationl di benak orang tua yang tidak ingin anaknya kenapa-napa.

Padahal, rahasia juga sangat penting untuk perkembangan anak.

Cara inilah yang membuatmu mentransfer ketakutan pada anak-anak.

Misalnya, jika kamu melihat anjing liar sebagai ancaman dan membicarakannya dengan nada menyeramkan, pada akhirnya anak akan mengembangkan fobia.

Bukan malah mendorongnya untuk kursus matematika atau sepak bola yang kurang diminati.

Baca Juga: Ingin Bayi Tidur Tenang? Coba Gunakan 2 Bahan Alami Ini Pada Si Kecil

Setiap kali anak mengamuk, kamu langsung buru-buru menghiburnya.

Solusi : Dalam pengasuhan, orang tua memiliki peran memegang kendali.

Misalnya, mereka menunjukkan minat bermusik, tanyakan apakah mereka ingin kursus musik untuk mengembangkan bakatnya.

Sebaliknya, fokus lah pada sesuatu yang mereka minati tanpa memaksa.

Salah satu kewajiban orang tua untuk memberikan keinginan dan memenuhi kebutuhan anaknya, tapi tidak segalanya harus dituruti.

Akibatnya, anak akan berusaha menjadi perfeksionis dan tanpa kesalahan.

Solusi : Alih-alih mencoba menenangkan anak saat mengamuk atau tantrum, jangan perhatikan mereka.

Mendorong anak untuk memberi tahu pada orang tua tentang segalanya membuat mereka tidak memiliki privasi.

Alih-alih menggambarkan anjing liar seperti monster yang menakutkan, ajari anak tentang apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat dan pastikan kamu tidak terlalu mendramatisasi.

1. Sering Membicarakan Kecemasan di Depan Anak

4. Tidak Membiarkan Anak Memiliki Privasi

Solusi : Sadarilah bahwa sebagai orang tua kamu tidak dapat mengontrol semua yang dilakukan anak-anak.

Seperti memeriksa nilai mata pelajaran anak setiap hari, menonton penampilan mereka di latihan olahraga dan memastikan semuanya dilakukan dengan sangat teliti.

Jika anak kamu berperilaku tidak baik karena kecemasan atau mengamuk, bicarakan dengan mereka tanpa menghakimi setelah amukannya reda.

Orang tua yang cemas tidak membiarkan anak-anaknya menyimpan sesuatu dari mereka.

Solusi : Ada dua jenis rahasia, yaitu baik (kejutan) dan buruk (situasi yang membuat anak sedih atau malu).

Jika perhatian itu terlalu berlebihan, anak justru merasa tidak nyaman berada dekat orang tuanya.

Cepat atau lambat, amukan itu akan berlalu dengan sendirinya.

Nah, jika Kawan Puan sering khawatir pada anak tapi belum tau apa saja tanda orang tua posesif, berikut PARAPUAN rangkum ulasannya menurut Bright Side.

Bagi orang tua yang cemas, amukan biasanya berarti kebutuhan yang kuat.

Namun, khawatir yang berlebihan juga tidak baik karena kita bisa jadi orang tua yang posesif dan berlebihan.

Biarkan mereka menyimpan rahasianya sendiri, kamu bisa ikut campur tangan hanya ketika kamu merasa situasinya tidak terkendali atau mungkin mengancam jiwa.

(*)

Selain itu, saat kamu mendapatkan mereka melakukan kesalahan atau nilainya turun, kamu akan marah kepadanya.

Orang tua yang cemas cenderung paranoid dan posesif.

Nah, itulah tanda-tanda orang tua posesif dan suka mengkhawatirkan segalanya yang dilakukan anak ya, Kawan Puan.

Kendalikan emosi kamu sehingga pembicaraan tersebut tidak terdengar seperti ketakutan.

Anak-anak yang terlalu sering dilarang biasanya lebih rentan terhadap kecemasan dan kekhawatiran.

Apabila mereka tidak memuaskannya, kecemasan merayapi pikiran orang tua dan menyesal karena tidak bisa memenuhinya.

Baca Juga: Menimbulkan Rasa Puas yang Salah, Kapan Schadenfreude Harus Diatasi?

2. Mengawasi Aktivitas Anak Penuh Waktu

Sering kali amukan digunakan sebagai senjata agar orang tua ikut kalut dan luluh.

Orang tua yang cemas sering mengulangi informasi yang sama lebih dari sekali dan kecemasan itu selalu ditunjukkan kepada anak.

Baginya, jika anak-anak menyembunyikan sesuatu, maka itu pasti sesuatu yang mengerikan dan mengkhawatirkan.

Ini akan membentuk kesadaran batin, otonomi, dan imajinasi.

Baca Juga: Coba Pakai 7 Cara Ini untuk Mengubah Schadenfreude Menjadi Motivasi

Baca Juga: Mulai Tak Jujur, Kenali Tanda-tanda Pacar Ingin Putus Darimu

3. Memuaskan Segala Keinginan Anak

Hal ini tentunya bisa menimbulkan efek yang kurang bagus untuk pertumbuhan anak.